Estafet Kebajikan di Bawah Kubah Ittihadul Muhajirin

Agenda & Event 11 Oct 2026 11:30 • 3 min read • 86 views • By Gus Isqowi

Share berita ini

Estafet Kebajikan di Bawah Kubah Ittihadul Muhajirin
"Menjaga Nyala Cahaya, Memakmurkan Rumah Allah di Bumi Pamulang."

Estafet Kebajikan di Bawah Kubah Ittihadul Muhajirin 

 

PAMULANG, TANGERANG SELATAN — Malam bergerak pelan ketika aroma harum wewangian masjid berpadu dengan sejuknya udara Pamulang. Di dalam ruang utama Masjid Ittihadul Muhajirin, ratusan pasang mata tertuju pada satu titik yang sama: sebuah mimbar kayu yang malam itu menjadi saksi bisu peralihan amanah dan tanggung jawab kepemimpinan umat.

 

Sabtu, 10 Oktober 2026 Acara Pengesahan Ketua DKM Masjid Ittihadul Muhajirin Periode 2026–2030 sekaligus Serah Terima Memorandum Akhir Jabatan berlangsung dengan khidmat. Bukan sekadar seremonial organisasi, peristiwa malam itu terasa seperti perayaan kebersamaan yang dirajut oleh keikhlasan para pengabdi rumah Allah. 

 

Desir Ayat Suci dan Kenangan Perjuangan 

Suasana riyadhah spiritual kian terasa saat Muhammad Raja Furqan SQ. S.sos , Qari’ nasional, melantunkan bait-bait suci Al-Qur'an. Suaranya yang bergema merdu di tiap sudut ruangan, disempurnakan oleh penjelas makna yang dibacakan penuh penghayatan oleh Saudari Saskia Sabrina. Jamaah tertunduk, meresapi setiap ayat yang seolah menjadi landasan moril bagi amanah besar yang akan diserahterimakan.

 

Suasana haru menyusul tatkala layar videotron menampilkan sinematik kilas balik perjalanan Masjid Ittihadul Muhajirin rentang 1990 hingga 2026. Rekaman gambar hitam-putih hingga warna digital masa kini merekam perjalanan panjang: dari pondasi pertama yang ditancapkan oleh para sesepuh, hingga menjadi pusat peradaban warga yang megah dan makmur seperti hari ini. 

 

Ketukan Palu dan Sumpah di Hadapan Umat 

Usai laporan pertanggungjawaban oleh Ketua Panitia Pemilihan, Bapak H. Yagus Sukiyanto, S.E., serta pembacaan SK pembubaran panitia oleh Ketua DKM demisioner, acara melangkah ke puncaknya. Bapak Alip Sutrisno, Ketua DKM Terpilih untuk periode 2026–2030, melangkah perlahan menuju depan mimbar. Prosesi pengesahan ini dipimpin secara langsung oleh Ustadz Mahmud, S.Ag., selaku Ketua DMI Kecamatan Pamulang.

 

Di hadapan para alim ulama dan jamaah, beliau membimbing pembacaan ikrar dan sumpah jabatan. Kehadiran jajaran pimpinan DMI turut menambah kehangatan dan kekhidmatan malam itu. Tampak hadir perwakilan Pengurus Daerah DMI Kota Tangerang Selatan, Ustadz Ali Akbar (Bendahara PD DMI Tangsel) yang sekaligus menyampaikan sambutannya. Turut hadir mendampingi, Wakil Ketua PC DMI Kecamatan Pamulang yang juga menjabat sebagai pengurus PW DMI Provinsi Banten, Ustadz Dr. (H.C.) Isqowi Indaddien, M.M.

 

" Jabatan ini bukan kehormatan untuk dibanggakan, melainkan beban di pundak yang harus dipertanggungjawabkan hingga ke akhirat," tutur seorang jamaah senior yang menyaksikan prosesi ikrar tersebut dengan mata berkaca-kaca. 

 

Goresan Pena Penutup Lembaran Lama 

Prosesi berlanjut pada penyerahan dokumen Memorandum Akhir Jabatan dari Ketua DKM Periode 2022–2026, Bapak Dr. H. Khamim, M.Pd., kepada Bapak Alip Sutrisno. Goresan pena di atas Berita Acara Serah Terima Jabatan—disaksikan oleh para tokoh masyarakat seperti Bapak Drs. H. Ali Machfudz, MA, Bapak Heru Munandar, M.Pd., dan Bapak Mahalli Syai'in, S.Pd.I—menandai resminya nakhoda baru Masjid Ittihadul Muhajirin.

 

Dalam sambutan pamitnya, Dr. H. Khamim menyampaikan rasa syukur atas kebersamaan seluruh jamaah selama empat tahun terakhir, seraya menyematkan harapan agar kepengurusan baru mampu membawa masjid ke puncak kemakmuran yang lebih tinggi. 

 

Embun Penyejuk Jiwa di Acara Puncak 

Acara kemudian sampai pada puncaknya melalui Tablig Akbar yang disampaikan oleh KH. Dr. Manarul Hidayat, M.A, seorang muballig kondang yang telah melanglang di dunia dakwah.  Pesan-pesan sejuk dan ceramah bernas dari beliau sebagai oase bagi masyarakat sekitar menjadi penutup ruhani yang sempurna. 

 

Saat lafaz Alhamdulillahi rabbil 'alamin digemakan bersama dan doa ditutup, malam boleh jadi kian larut. Namun, di Masjid Ittihadul Muhajirin, sebuah cahaya harapan baru baru saja dinyalakan untuk empat tahun ke depan.

Tangerang Hari Ini